Lindungi Pernapasan dari Dampak Kabut Asap Karhutla mengancam kehidupan, bukan hanya bagi kesehatan manusia melalui polusi asap yang ditimbulkan, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mengurangi jarak pandang, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan. Partikel halus dan berbagai zat pencemar yang terkandung di dalam asap, dapat terhirup dan masuk ke dalam saluran pernapasan.
Pajanan tersebut dapat menimbulkan berbagai keluhan. Mulai dari iritasi dan batuk hingga memperburuk penyakit pernapasan yang sudah dimiliki.
Pentingnya untuk mengenali dampaknya serta melakukan langkah perlindungan yang tepat.
Apa yang Terkandung Dalam Kabut Asap?
Kabut asap merupakan campuran berbagai gas dan partikel berukuran sangat kecil. Salah satu komponen yang perlu diwaspadai adalah particulate matter 2.5 atau PM2.5, yaitu partikel dengan diameter kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer.
Ukurannya yang sangat kecil memungkinkan PM2.5 dapat terhirup dan masuk jauh ke dalam paru. Semakin tinggi konsentrasi PM2.5 dan semakin lama seseorang terpajan, semakin besar pula risiko gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan.
Dampak Kabut Asap Terhadap Pernapasan
Pajanan kabut asap dapat menimbulkan berbagai keluhan pada saluran napas, diantaranya :
- Iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan
- Batuk
- Sesak napas
- Napas berbunyi atau mengi
- Penurunan fungsi paru untuk sementara
- Peningkatan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
- Kekambuhan atau memburuknya asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
Respons setiap orang terhadap pajanan kabut asap dapat berbeda. Tingkat keparahan keluhan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti konsentrasi polutan, durasi pajanan, aktivitas yang dilakukan saat terpajan, serta kondisi kesehatan masing-masing individu.
Siapa Yang Lebih Rentan?
Meskipun kabut asap dapat berdampak pada siapa saja, beberapa kelompok berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan, sehingga perlu mendapatkan perlindungan lebih. Kelompok tersebut diantaranya :
- Anak-anak
- Lansia
- Ibu hamil
- Penderita asma atau PPOK
- Orang dengan penyakit jantung atau penyakit kronik lainnya
- Orang yang bekerja atau banyak beraktivitas di luar ruangan
Kelompok tersebut dapat lebih mudah mengalami keluhan atau perburukan kondisi kesehatan ketika kualitas udara menurun akibat pajanan kabut asap.
Cara Melindungi Diri Dari Pajanan Asap
- Pantau kualitas udara.
Periksa informasi kualitas udara sebelum beraktivitas di luar rumah. Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama olahraga atau kegiatan berat, ketika kualitas udara sedang buruk. - Gunakan masker yang sesuai.
Jika harus keluar rumah, gunakan masker atau respirator yang mampu menyaring partikel halus, seperti N95. Pastikan ukurannya sesuai dan terpasang rapat pada wajah. - Tutup pintu dan jendela
Saat kabut asap sedang pekat, tutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya udara tercemar ke dalam ruangan. Gunakan penyaring udara apabila tersedia. - Jaga kondisi tubuh
Cukupi kebutuhan cairan, istirahat dan konsumsi makanan bergizi. Bagi pasien yang memiliki penyakit pernapasan kronik, tetap konsumsi obat sesuai anjuran dokter. - Segera periksa jika muncul keluhan.
Jangan mengabaikan batuk, sesak napas atau keluhan lain yang muncul selama terpajan kabut asap, terutama jika keluhan semakin berat atau tidak kunjung membaik
Untuk perlindungan maksimal, Masker Syntex (Synopex) hadir sebagai solusi tepat dengan berbagai keunggulan spesifik yang tertera pada kemasannya:
-
Menggunakan filter canggih ePTFE (material buatan yang biasa dipakai untuk pembuluh darah artificial) yang mampu menyaring partikel berbahaya secara fisik, berbeda dengan masker biasa yang mengandalkan listrik statis (sehingga performa filternya tetap stabil dan tahan lama).
-
Bebas bahan kimia tambahan (tanpa aditif/murni) dan telah teruji aman bagi kulit dengan sertifikasi Excellent dari Dermatest Jerman.
-
Desain pori-pori filter sangat rapat (sekitar 2–4 $\mu m$) namun tetap sangat lega dan nyaman untuk bernapas.
-
Dilengkapi tali telinga elastis berkualitas tinggi yang lembut dan tidak bikin sakit atau pegal meskipun dipakai dalam waktu lama.
-
Sudah terdaftar resmi di FDA Amerika Serikat, bersertifikasi CE Eropa, serta lolos standar uji kualitas KC dan ISO 9001.
Kamu bisa pesan Masker disini
Atau Bisa langsung ke keranjang kuning disini

